Laman

Sabtu, 11 Mei 2013

Earth-loving heart disease



Kembali lagi dengan cerita cinta remaja yang kontras dengan ego dan benturan visi. Kental dengan emosi dan luapan kecemburuan. Cinta itu menggabungkan 2 atau 3 atau 10 atau bahkan 1.000 lebih elemen yang berbeda-beda. Intinya adalah saling mengerti akan kebutuhan masing-masing. Kembali lagi, penulis sendiri bukanlah ahli dalam Cinta, hanya sebatas mengamati sekitarnya :p

Cinta itu seyogyanya menumbuhkan satu sama lain; menumbuhkan harapan, menumbuhkan sukacita, menumbuhakan tanggung jawab, kesadaran dan lain sebagainya. Formula-formula yang terkandung di dalam nya pun begitu kompleks, sehingga terkadang banyak cinta yang di abaikan,wwwuuuuu. Sadis....(imitating Elin's voice) . Well, bahasan akan cinta itu tidak ada habisnya, karena perspektif masing-masing orang berbeda, akan selalu ada orang yang berfikiran sejalan dengan si penulis dan ada yang berfikiran sebaliknya yang sudah di deskripsikan oleh sang penulis. Bagaimanapun juga, cintailah dia, Tuhan mempunyai rencana besar mempertemukan nya denganmu. Cinta itu singkat, jika kau cintai dia, maka lekas engkau akan sayangi dia pula. Dan disanalah kehidupan yang besar itu akan dimulai. Perkakas terbaikmu dalam menantang Dunia di luar sana adalah kehidupan keluarga kecil mu yang bahagia dan lucu.

Sinergi positif antara cinta yang tulus bertransformasi dalam tindakan nyata yang saling membesarkan kehidupan.
Hidup ini memang tidak melulu tentang Cinta, ada bisnis, kesehatan, pelajaran , karir dan cita-cita. Tetapi hidup yang tidak dimulai dan didasari dengan cinta rasanya tidak seimbang.
Beberapa orang menolak untuk mencintai karena alasan berkorban. Sebenarnya itu bukan lah pengorbanan. Jika sesorang mengatakan berkorban demi cinta, itu artinya dia "kalkulasi". Love is selfless, you're about to give your whole self in any condition, no matter what.


Berbahagialah, karena bahkan belahan jiwa mu yang baik itu hanya sebaik jiwa mu sendiri.  :))))

2 komentar:

  1. Aku setuju dengan semua pendapat kamu disini.

    "Bahasan akan cinta itu tidak ada habisnya, karena perspektif masing-masing orang berbeda, akan selalu ada orang yang berfikiran sejalan dengan si penulis dan ada yang berfikiran sebaliknya yang sudah di deskripsikan oleh sang penulis."

    Totally bener wi. hehe

    BalasHapus
  2. It means you disagree with my other opinions ? Fine !! hahah.
    *sad* *heartbreak* *anger* *joking*

    BalasHapus