Hidup memang lah di luar kuasa kita sebagai manusia, kita tidak punya kewenangan untuk protes atas hal buruk yang terjadi, karena itulah siklus kehidupan manusia dimulai. Keburukan harus dicari akar permasalahannya, itulah cara berfikir yang smart. Ringkasan kebijakan dari para senior akan membuat kita lebih peka terhadap masalah. Life without problem is AMPAS, hahaha.
Terkadang rangkaian cerita kehidupan yang tak berujung seakan membuat manusia letih, hari ini bertemu, esok lusa berpisah, pagi ini gembira, siang masalah datang, kemarin bilang cinta, minggu depan berkhianat, hari ini bersemangat, bulan depan putus asa, bagun pagi gagah, setelah makan siang frustasi. Siklus perputaran itu memang akan selalu ada, dan terkadang men jenuhkan, andai saja kita mempunyai perangkat yang bisa men SKIP chapter yang tidak kita sukai. Well, egois rasanya kalau seandainya bisa begitu. Setiap kesenangan dan kesusahan harus di sikapi dengan logis dan sabar. Ada sisi-sisi dimana kesusahan itu bisa menjadi kesenangan di waktu yang sama. Seperti contoh : Orang yang tangan kanan nya terjepit, bila dia ingin mencari kesusahan dia akan cenderung mengeluh "Aduuuuh, sial banget aku hari ini" tetapi jika yang dia cari ada kesenangan dia akan bilang "Terima kasih Tuhan,untung cuma tangan kanan ku yang terjepit, jadi masih ada tangan kiri yang bisa aku gunakan". Sebenarnya, dalam situasi seperti itu apakah ada cara lain lagi selain bersenang2 ?? Saya rasa itu tak perlu di jawab, karena perspektif masing masing individu sangat berbeda dalam melihat kondisi itu :)
Penerapan mind set terbaik dalam menyikapi situasi genting dan bahagia. Terutama Cinta,eiiiits kita lanjut bahasan tentang cinta di lain kesempatan saja. :)))))))
Tidak ada komentar:
Posting Komentar